Tak Terima Dilerai Anggota TNI, Preman Bertato Bacok Anggota Brigif 13 Galuh
9 Desember 2017

9 Desember 2017

JATINANGOR – Persitiwa berdarah ini bermula saat kedua anggota birgif
13 Galuh Koptu Hendry dan Kopda Dede Darmawan tengah istirahat usai
perjalanan jauh didepan sebuah restoran cepat saji di bilangan Jalan
Cipacing Jatinangor,Kab Sumedang, Jumat sekira pukul 18.30 wib.
Melihat ada yang tengah beradu mulut antara warga dengan dua orang preman bertato ini, Koptu Hendry lalu berniat melerai mereka, namun kedua preman pembuat masalah ini tak terima dinasihati oleh Koptu Hendry.
Wawan salah seorang pemuda bertato inipun lalu pulang kerumahnya dan membawa sebilah golok, sejurus kemudian diapun menghampiri Koptu Hendry dan Kopda Dede tanpa basa basi dia tebaskan goloknya ke kedua aparat ini dan merusak mobilnya.
Namun keduanya berhasil menangkis dengan tangan meski tangan mereka berlumuran darah namun keduanya berhasil melumpuhkan sang preman tengik ini.
Kasus inipun kini masih dalam penyelidikan Polsek Jatinangor, sementara pihak Brigif 13 Galuh masih belum bisa memberikan konfirmasi terkait pembacokan terhadap dua anggotanya ini.
Melihat ada yang tengah beradu mulut antara warga dengan dua orang preman bertato ini, Koptu Hendry lalu berniat melerai mereka, namun kedua preman pembuat masalah ini tak terima dinasihati oleh Koptu Hendry.
Wawan salah seorang pemuda bertato inipun lalu pulang kerumahnya dan membawa sebilah golok, sejurus kemudian diapun menghampiri Koptu Hendry dan Kopda Dede tanpa basa basi dia tebaskan goloknya ke kedua aparat ini dan merusak mobilnya.
Namun keduanya berhasil menangkis dengan tangan meski tangan mereka berlumuran darah namun keduanya berhasil melumpuhkan sang preman tengik ini.
Kasus inipun kini masih dalam penyelidikan Polsek Jatinangor, sementara pihak Brigif 13 Galuh masih belum bisa memberikan konfirmasi terkait pembacokan terhadap dua anggotanya ini.
Comments
Post a Comment